End In My Mind
Knowledge Warehouse
JSON
Categories: Explore Everything

Dijelaskan pada www.json.org.id bahwa, “JSON merupakan format pertukaran data yang ringan, mudah dibaca dan ditulis serta mudah diterjemahkan dan dibuat oleh komputer.” JSON dibuat berdasarkan bagian dari bahasa pemrograman JavaScript. JSON tidak bergantung pada bahasa pemrograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum seperti C, C++, C#, JavaScript, Perl, Phyton dan lain-lain. Sifat-sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa pertukaran-data.

JSON terbuat dari dua struktur:

  1. Kumpulan pasangan nama/nilai. Pada beberapa bahasa, hal ini dinyatakan sebagai objek (object), rekaman (record), struktur (struct), kamus (dictionary), tabel hash (hash table), daftar berkunci (keyed list), atau associative array.
  2. Daftar nilai terurutkan (an ordered list of values). Pada kebanyakan bahasa, hal ini dinyatakan sebagai larik (array), vektor (vector), daftar (list), atau urutan (sequence).

 

JSON menggunakan bentuk sebagai berikut:

  1. Object merupakan sepasang nama/nilai yang tidak terurutkan. Object dimulai dengan “{“ (kurung kurawal buka) dan diakhiri dengan “}” (kurung kurawal tutup). Setiap nama diikuti dengan “:” (titik dua) dan setiap pasangan nama atau nilai dipisahkan oleh “,” (koma). 
  2. Array merupakan kumpulan nilai yang terurutkan. Array dimulai dengan “[“ (kurung kotak buka) dan diakhiri dengan “]” (kurung kotak tutup). Setiap nilai dipisahkan oleh “,” (koma). 
  3. Value dapat berupa salah string, angka, true,  false, null, objek, atau juga dapat berupa sebuah array.
  4. String terdiri dari kumpulan nol atau lebih karakter Unicode yang dibungkus dengan tanda kutip ganda. Di dalam string dapat menggunakan backslash escape “\” untuk membentuk karakter khusus. 
  5. Number yang ada di JSON mirip dengan angka yang di C dan Java. JSON tidak menggunakan format oktal dan heksadesimal. 

Reference on :

(n.d.). Retrieved January 21, 2018, from http://www.json.org/json-id.html.

 

Leave a Reply